Recent Posts

Monday, January 16, 2006

My best friend is getting married!

Pada Desember lalu telepon darinya masuk. Ia menanyakan apakah aku bisa datang ke purwakarta bulan februari atau tidak, selain itu ia menanyakan nomer telepon teman – teman kami semasa sma dahulu. Ketika aku bertanya ada apa, dia menjawab : ‘Gw mau nikah vet..’.
 
Ah, aku terkejut dibuatnya.

Namanya Michicco. Michicco Fransisca.
 
Ayahnya berkata nama yang diberikan untuknya diambil dari nama seorang putri Jepang. Semenjak kelas 1 SD aku sudah mengenalnya. Kalau dihitung – hitung berarti persahabatan kami sudah berlangsung selama 15 tahun. Bukan waktu yang singkat tentunya. Orangtua kami saling mengenal. Bahkan setelah kami berada di dua kota yang berbeda terkadang aku mendapat kabar tentangnya dari ibuku yang sering kebetulan bertemu dengan ibunya di pasar.

Hampir setiap sudut rumahnya aku sudah jelajahi. Bahkan dengan Egi dan Miko (kedua adiknya) pun aku terbilang akrab. Sejak kecil kami saling berbagi cerita. Tentang sekolah, tentang teman, tentang orang yang disukai, tentang cita – cita..tentang segalanya. Bahkan surat cinta pertama yang aku terimapun ia yang membalasnya (haha...lucu banget deh ceritanya..pas kita masi kecil dan imut gitu).

Kita pernah bertengkar. Pernah tidak saling bicara. Pernah saling curiga satu sama lain. Pernah benar–benar jauh ketika kami memiliki teman–teman baru. Dan pernah kami berdua ‘ngecengin’ orang yang sama, walaupun ia tidak mengetahuinya. Ketika itu kami baru masuk sma...dia bercerita padaku bahwa ia menyukai salah seorang kakak senior kami, tepat saat aku juga ingin mengatakan hal yang sama. Dan pada akhirnya aku memilih untuk tidak bercerita, toh aku juga tidak benar–benar serius dan tidak merasa sakit hati pula ketika ia bercerita padaku. Saat itu benar–benar menyenangkan melihat ia yang dengan cerianya bercerita tentang ‘kecengannya’, dan aku tidak ingin mengganggu momen itu. Lalu kakak senior itu akhirnya lulus dan pergi ke menado tanpa sekalipun benar–benar dekat dengan kami, haha...

I miss those silly moment actually. Saat – saat aku hanya memikirkan main dan belajar saja. Bebas sekali rasanya. (hehe, ga bertanggung jawab banget ya).

Tapi semenjak kami kuliah di dua kota yang berbeda komunikasi di antara kamipun semakin berkurang. Aku jarang mendengar cerita – cerita hidupnya di ibukota sana. Sampai sekarang aku pun bingung mengapa. Padahal kami berdua bisa saling mengsms atau mengirim email. Entahlah, mungkin kami berdua merasa canggung untuk bercerita secara tidak langsung.

And now she’s getting married and left me behind.

Diantara orang – orang yang dekat denganku, mungkin ialah orang pertama yang mengambil langkah besar ini. Sepupu yang sebaya dengankupun belum ada yang menikah. Dan kini dunia yang aku kenal melalui kedua orangtuaku dan melalui buku dan televisipun terasa makin dekat. Sungguh asing rasanya, ada sedikit perasaan aneh yang menyelinap. Aku masih belum percaya, sahabatku selama 15 tahun ini akan menikah.

Dan saat ini aku merasa sayang sekali padanya. Dia telah memberikan 15 tahun persahabatan yang penuh warna buatku. 15 tahun yang akan selalu aku kenang. Dan semoga masih ada waktu 15 tahun – 15 tahun selanjutnya untuk persahabatan kami. Bahkan kami pernah berkhayal bahwa suatu saat anak – anak kami bersahabat dan kami akan menggantikan ibu kami yang bertemu secara kebetulan dan saling memberikan kabar mengenai anak – anaknya.. hehe.. can’t wait for that!

Hmm..my best friend is getting married!

Take good care of her,you lucky man!

1 comments:

Anonymous said...

nggak kok gw gak nikahin dia...
eh sorry salah baca...'lucky man' ya? kirain lucky luqman,,,hehehhe ga penting abis...
selamat buat template barunya.